Menuntut Ilmu Ke Negeri Upin Ipin

ZAMZAMSYIFA.SCH.ID, DEPOK – Kalau pribahasa mengatakan bahwa kita harus menuntut ilmu ke Negeri Cina, kali ini berbeda dengan santri kelas VII dan VIII Zamzam Syifa Boarding School. Selama satu bulan ke depan dari 19 Juli 2019 hingga 16 Agustus 2019, mereka akan menuntut ilmu ke Negeri Upin Ipin. Di sana, mereka akan belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab secara langsung dari native speaker. Bertempat di VI Academy SDN BHD Jalan Selamen 1 Taman Dato Ahmad Razali 68000 Ampang Selangor Malaysia, mereka pun akan mempelajari budaya di sana.

Kenapa Malaysia?

Negeri Upin Ipin dipilih karena selepas belajar di kelas, santri dapat langsung mempraktikan kemampuan bahasa asing yang sudah mereka pelajari. Selain menggunakan bahasa Melayu, Malaysia juga dikenal sebagai negara yang menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-harinya. Oleh karena itu, Malaysia menjadi pertimbangan utama sebagai tempat belajar.

Selama di sana, kegiatan mereka diawali pukul 04.30 dini hari untuk melaksanakan salat tahajud bersama-sama. Dari Senin—Jumat, santri akan mempelajari bahasa Inggris dan bahasa Arab. Namun, masih ada kegiatan belajar tambahan untuk mendukung tercapainya kurikulum Cambridge di sekolah. Kegiatan itu meliputi sport class, swimming class, halaqoh, theatre English, taklim, muhadoroh, math class, dan science class. Kegiatan itu dilakukan agar anak-anak tetap merasa senang selama di Malaysia. Bahkan, tiap pekan, mereka juga mengikuti kegiatan full trip ke beberapa tempat wisata di Malaysia, seperti Port Dicson, Malaka, Sunway Lagoon, Brainy Bunch International School, KL Tour, KL Palace, dan Putrajaya. Seperti ini keseruannya.

menuntu ilmu - zamzam syifa
Santri akhwat berfoto di Bandara Soekarno Hatta untuk berangkat menuntut ilmu ke Malaysia
Foto: tim Zamzam Syifa

Baca juga: 1001 Mimpi Santri Boarding School

“Secara garis besar sih bagus ya ada program belajar ke luar negeri untuk anak-anak kita, jadi wawasan menjadi lebih luas, pengalaman juga pasti bertambah, pengetahuan anak juga makin berkembang. Bisa juga menjadi motivasi untuk anak-anak supaya bisa lebih bersemangat dalam belajar, berprestasi, melatih kemandirian, team work, bahasa, dan kepedualian terhadap teman-temannya yang sama-sama jauh dari orang tuanya,” ujar Siti Naimah Aris Widanarti, ibunda dari Malfa Liya Luqyana, santri kelas VIII akhwat.

Menuntut Ilmu Demi Segenggam Mimpi

Sekolah pun memiliki harapan yang sama dengan yang dituturkan oleh Bunda Malfa. Untuk itulah program ini diadakan. Hal yang sama pun diutarakan oleh dr. Vika Aryan Sari, Sp. THT-KL. terkait program belajar ke luar negeri ini. Menurutnya, program belajar ke Malaysia di awal masa pendidikan sangat baik untuk mempersiapkan kemampuan bahasa anak-anak dan melatih kemandirian mereka. Tanpa pendampingan dari orang tua di negeri orang lain merupakan pembelajaran berharga bagi anak-anak. “Paket lengkap belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab dengan native speaker dengan tetap menjaga tahfiz Quran merupakan super program. Semoga berlanjut. Bahkan, saya mengharapkan ada program ke Yordania satu bulan untuk program khusus tahfiz dan sanad,” tambahnya.

Santri ikhwan berfoto di Bandara Soekarno Hatta untuk berangkat  menuntut ilmu ke Malaysia Foto: tim Zamzam Syifa
Santri ikhwan berfoto di Bandara Soekarno Hatta untuk berangkat menuntut ilmu ke Malaysia
Foto: tim Zamzam Syifa

Jadilah, keberangkatan mereka ke sana merupakan bentuk perpisahan sementara dengan kedua orang tua dan teman-teman mereka di Indonesia. Orang tua pun menyempatkan diri untuk datang ke Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk berjumpa dengan anak-anaknya. Terasa haru menyaksikan orang tua dan anak-anaknya berpelukan dan berfoto bersama sebelum keberangkatan anak-anak menimba ilmu.

menuntut ilmu
Para santri Zamzam Syifa Boarding School menaiki pesawat untuk menuntut ilmu ke Malaysia.
Foto: tim Zamzam Syifa
Santri akhwat dan ikhwan berfoto di depan Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur, Malaysia. Memijakkan kaki di Malaysia demi menuntut ilmu.
Foto: tim Zamzam Syifa
Santri akhwat berfoto di depan Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur, Malaysia. Memijakkan kaki di Malaysia demi menuntut ilmu.
Foto: tim Zamzam Syifa

Baca juga: Sosok Hebat Guru-Guru Zamzam Syifa

Anda juga dapat melihat serunya kegiatan para siswa di sosial media instagram @zamzamsyifaschool atau fanpage @zamzamsyifasch dan membagikan artikel ini ke kerabat dengan klik ikon sosial media di bawah ini supaya semakin banyak yang dapat manfaatnya ^^

Penulis: Ilmatus Sa’diyah, S.Pd., M.Hum., – Guru Bahasa Indonesia

Editor: Ulya Himmatul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian
Need Help? Chat with us