Puasa Arafah Berapa Hari Ya?

puasa arafah berapa hari ya zamzam syifa

ZAMZAMSYIFA.SCH.ID, DEPOK – Banyak yang bertanya-tanya puasa Arafah berapa hari ya? Konon puasa Arafah telah disyari’atkan sebelum Rasulullah melaksanakan ibadah haji. Puasa Arafah tanggal 9 Dzulhijjah sudah disyari’atkan sejak awal beliau berhijrah ke Madinah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menamakan puasa 9 Dzulhijjah sebagai puasa Arafah meskipun kaum muslimin belum melaksanakan ibadah haji dan ibadah haji baru beliau kerjakan di tahun ke 10 H. Sementara pelaksanaannya, dilakukan satu hari pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Baca juga: Dukung Fathiya: Caleg DPR RI Parlemen Remaja 2019

Puasa Arafah Menghapus Dosa Setahun Loh

Sebagian ulama menyebutkan bahwa puasa Arafah dapat membebaskan seseorang dari api neraka. Allah memberi kebebasan siksa api neraka di hari Arafah, bukan hanya bagi jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf, tetapi juga bagi mereka yang menunaikan ibadah puasa Arafah. Puasa Arafah juga dapat mengabulkan doa-doa. Seperti yang telah tertulis dalam hadist berikut ini:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الَّذِيْ قَبْلَهُ وَالَّتِيْ بَعْدَهُ  

Rasulullah SAW bersabda, “Puasa pada hari Arafah bisa menghapus (dosa) setahun yaitu tahun yang sebelum dan sesudahnya,” (HR Muslim).

Keutamaan Puasa Arafah

Adapun perihal hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah ini kerap menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Sebagian masyarakat menganggap tanggal 9 Dzulhijjah jatuh pada peristiwa wuquf jamaah haji di Arab Saudi. Sementara sebagian masyarakat menganggap tanggal 9 Dzulhijjah jatuh pada hari kesembilan setelah penetapan awal bulan Dzulhijjah. Puasa Arafah menjadi salah satu puasa sunnah yang dilaksanakan sehari sebelum Idul Adha atau setiap 9 Dzulhijjah, sedangkan puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap 8 Dzulhijjah. Bagaimanapun, keutamaan berpuasa di hari Arafah telah tertulis di hadist berikut:

“Sebaik–baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik–baik yang diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan, “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai in qadir(Tidak ada Ilah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. MilikNyalah segala kerajaan dan segala pujian, Allah Maha Menguasai sesuatu).” (HR Tirmidzi)

Puasa Arafah Sangat Dianjurkan, Ini Hukumnya…

Puasa ini hukumnya sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) bagi kaum muslimin yang tidak sedang mengerjakan ibadah haji. Sedangkan bagi kaum muslimin yang sedang menunaikan ibadah haji, tidak ada keutamaan untuk puasa pada hari Arafah.

عَنْ عِكْرِمَةَ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أَبِى هُرَيْرَةَ فِى بَيْتِهِ فَسَأَلْتُهُ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ بِعَرَفَاتٍ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ بِعَرَفَاتٍ

Dari Ikrimah, ia mengatakan: “aku masuk ke rumah Abu Hurairah lalu bertanya tentang puasa hari Arafah bagi (jamaah haji yang sedang) di Arafah.” Lalu Abu Hurairah menjawab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang puasa hari Arafah di Arafah” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)

Jadi, puasa Arafah berapa hari ya? Pada tahun 2019 atau 1440 Hijriyah ini, puasa Arafah bertepatan pada tanggal 10 Agustus 2019. Yuk tunaikan. Berikut niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shouma ‘arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa)

Artinya: saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala

Baca juga: Lebih dari Sekadar Syariat? Qurban Adalah…

Pada momen Idul Adha 1440 Hijriyah nanti insya Allah Zamzam Syifa Boarding School akan turut ikut berqurban. Kamu bisa menyaksikan serunya kegiatan para santri di instagram @zamzamsyifaschool / fanpage @zamzamsyifasch / twitter @zamzamsyifasch dan membagikan artikel ini ke kerabatmu dengan klik ikon sosial media di bawah ini supaya semakin banyak yang dapat pengetahuan baru! ^^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian
Need Help? Chat with us